The Wedding Of
Menuju Hari Bahagia :
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, Kami Mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri acara pernikahan kami.
Choirul Badriah, S.Pt., M.Si
Putri Keempat dari
Bapak H. Keno Sarna, S.Ag (Alm)
dan Ibu Hj. Eti Sarneti
Iyan Nopiyanto, M.Pd
Putra Kedua dari
Bapak Udi Sudiono
dan Ibu Sutiah

“Dan diantara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda
(kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir..”
(QS. Ar-Rum : 21)
” Tidak ada yang kebetulan yang terjadi di dunia ini, sepertinya semua pertemuan dan kejadian sudah direncanakan sejak awal”
~ Silver Rayleigh ~
A Beginning Permitted by Allah
Back in 2012, when I had just started my journey in the tenth grade, he was preparing to finish his final year in twelfth grade. Time passed, and each of us followed the path that Allah had destined. Then, in mid-2022, Allah brought us back together through a simple message— a brief reply from him to one of my stories— just to ask how I was and where I worked.
A Step Taken with the Intention for Allah
Ramadan 1446 H (2025) arrived— a time when everything felt calmer and the heart more at ease. He finally asked the question he had long kept to himself: “do you have prospective husband yet?” Not long after Eid al-Fitr, he asked for permission to visit my home with his sibling. During that first meeting, he sincerely expressed his intention to begin the ta’aruf process.
Toward the Worship Called Marriage
This process unfolded swiftly yet thoughtfully, as it was guided by faith and prayer. With the blessings of our families and the sincere intention to seek Allah’s pleasure, we moved forward to the next stage— khitbah (engagement) and setting the date for our special day.



Dusun Kliwon, RT/RW 003/001 Desa Ciawigebang, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, 45591. Nomor 198.